Budaya-Tionghoa.Net | Yang saya maksud Pak Pri yalah Prof Dr Prijono, ketika itu menteri PD dan K, lalu Dekan Fakultas Sastra UI, lalu sebagai Ketua Lembaga Persahabatan Indonesia-Tiongkok. Nah, yang belakangan ini bikin saya banyak berhubungan dengan Pak Pri. Sebab dia Ketuanya dan saya Sekretarisnya.
Biasanya sebelum kami mulai rapat, kami ngobrol dulu. Dan bagian adegan ini sangat asyik. Sebab ternyata Pak Pri sangat pandai ngobrol yang semuanya menarik dan asyik kita mendengarkannya. Orangnya ramah – terbuka – sangat komunikatif dan nah yang ini,- dia itu – sebagai pengganti beliau,- enak diajak ngomong – sangat tidak angker!